Liputan6.com, Jakarta - Pasar HP lipat (foldable) global maupun domestik kini diwarnai persaingan yang kian ketat seiring masuknya sejumlah pemain baru.
Menanggapi dinamika pasar tersebut, President of Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menegaskan posisi Samsung sebagai pelopor yang memiliki keunggulan kompetitif mutlak melalui kematangan inovasi dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen selama tujuh generasi.
Harry Lee mengungkapkan perjalanan panjang Samsung sejak meluncurkan foldable generasi pertama hingga kehadiran Galaxy Z Fold8 Series dan Z Flip8 memberikan fondasi yang tak tergoyahkan oleh para pesaing.
"Pengalaman selama tujuh tahun tidak bisa direplikasi secara instan. Hanya Samsung yang memiliki kedalaman pemahaman konsumen untuk menghadirkan tiga form factor sekaligus--Galaxy Z Fold8 Ultra, Z Fold8, dan Z Flip8--dalam satu generasi untuk menjawab beragam gaya hidup penggunanya," ujar Harry Lee dalam wawancara khusus kepada Tekno Liputan6.com, Kamis (6/8/2026).
Menurut Harry, evolusi desain dan teknologi pada generasi ketujuh ini membuktikan kepemimpinan Samsung yang melampaui sekadar inovasi fisik.
Galaxy Z Fold8 hadir dengan terobosan desain bergaya paspor berbobot hanya 201 gram, menjadikannya varian Fold paling ringan dalam sejarah Samsung. Perangkat ini menggabungkan cover screen berasio 4:3 dengan layar utama 10:16 yang ergonomis, ringkas, serta nyaman dalam genggaman.
"Kematangan inovasi selama tujuh generasi memberikan kami keahlian lebih terkait durabilitas engsel, layar, hingga ergonomic harian yang dan tidak bisa dipangkas melalui jalan pintas," ia menegaskan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316945/original/063876700_1785997467-evolusi_foldable.jpg)
Sebagai informasi, Samsung meluncurkan seri Galaxy Z Fold generasi pertama pada 2019. Disusul Galaxy Z Fold2 (2020), Galaxy Z Fold3 (2021), Galaxy Z Fold4 (2022), Galaxy Z Fold5 (2023), Galaxy Z Fold6 (2024), Galaxy Z Fold7 (2025), dan Galaxy Z Fold8 & Fold8 Ultra (2026).