Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Seiring menguatnya perlawanan ke Gianni Infantino, muncul lima kandidat terkuat pengganti Presiden FIFA. Berikut lima calon terkuat yang muncul.
Ada dua skenario yang sedang dilancarkan. Pertama, Infantino mundur sebelum masa jabatannya berakhir. Kedua, dukungan pencalonan kepada Infantino dihabisi saat pemilihan.
Kongres pemilihan FIFA akan berlangsung pada Maret 2027. Agar bisa menjadi orang nomor satu FIFA lagi, Infantino minimal didukung 106 suara jika kandidatnya ada dua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Kejuaraan Dunia: Tak Ada All Indonesian Final di Nomor Ganda Putra
- Xavi Putus Rekor 48 Tahun Belanda Tanpa Pelatih Asing
- FIFA ASEAN Cup Terjebak di Pusaran Boikot UEFA, AFC, CONCACAF
Dilansir dari sejumlah media massa di Eropa, sedang disiapkan skenario hanya muncul dua calon. Kalau sampai ada tiga calon atau lebih, kans Infantino menang lagi akan membesar.
Berikut ini lima calon pengganti Infantino yang sedang dijajaki. Nama-nama ini dimunculkan untuk memetakan peta suara sebelum proses pendaftaran pemilihan dibuka.
1. Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa
Presiden AFC ini adalah salah satu orang yang sangat menentang Infantino. Buktinya AFC secara terbuka melawan Infantino, meski belum ada konsolidasi dengan anggota.
Selain menjabat di AFC, Sheikh Salman juga menjabat sebagai Wakil Presiden Senior di Dewan FIFA. Hal ini membuat Sheik Salman dianggap punya kapasitas untuk memimpin FIFA.
2. Victor Montagliani
Sama seperto Sheikh Salman, Presiden CONCACAF ini adalah penentang serius Infantino. Dari 37 anggota CONCACAF hanya satu anggota, Meksiko, yang tidak berada di pihak Montagliano.
Dilansir dari media Inggris, The Paper, Montagliano disebut sedang melakukan penjajakan untuk maju sebagai Presiden FIFA. Kapasitas Montagliani juga dinilai mumpuni.
3. Aleksander Ceferin
Sebagai Presiden UEFA, Ceferin dianggap sebagai calon kuat. Dalam arahan Ceferin, UEFA menjadi konfederasi yang kritis terhadap inovasi Infantino yang tidak biasa.
Pria 58 tahun ini sejatinya sempat menyatakan tak akan maju lagi sebagai Presiden UEFA, tetapi ada desakan untuk jamu menjadi orang nomor satu FIFA agar organisasi sehat kembali.
4. Nasser Al Khelaifi
Tidak seperti tiga nama sebelumnya, Al Khelaifi sedang tidak memimpin konfederasi sepak bola dan aktif di tubuh FIFA. Namun Al Khelaifi menjadi 'pembangun' Paris Saint-Germain.
Al Khelaifi juga dianggap punya sumber dana yang mumpuni untuk bertarung dengan Infantino. Selain itu Al Khelaifi tidak punya ambisi, sehingga dianggap punya kekuatan yang natural.
5. Lise Klaveness
Presiden federasi sepak bola Norwegia ini dianggap sebagai calon ideal. Klaveness adalah mantan pemain dan sekarang berprofesi sebagai pengacara. Ia punya wawasan sepak bola yang kuat.
Norwegia dalam arahan Klaveness juga mengalami peningkatan. Klaveness juga dikenal sebagai tokoh sepak bola Eropa yang menentang Infantino sejak lama, tepatnya mulai 2023.
[Gambas:Video CNN]
(abs/sry)