Para siswa diajak untuk mengenali jajanan sehat dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Garudafood Putra Putri Jaya mendorong dan menginisiasi gerakan edukasi bijak jajan cinta bumi tahun 2026 di SD Negeri Tegalkalong, Kabupaten Sumedang belum lama ini. Para siswa diajak untuk mengenali jajanan sehat dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana mengatakan  gerakan yang diinisiasi merupakan salah satu tanggung jawab perusahaan untuk generasi muda. Ia mengatakan kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan tumbuh menjadi budaya yang mengakar.

"Bijak jajan cinta bumi merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan diri generasi muda dan kelestarian lingkungan," ucap dia belum lama ini.

Ia mengatakan program tersebut akan terus diperluas termasuk di wilayah Bandung dan Sumedang kali ini. Tiga pilar edukasi yang disampaikan yaitu memilih jajanan yang aman dan bergizi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah kemasan secara bertanggung jawab.

Ia menyebut seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui permainan, diskusi, dan simulasi. Sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan langsung oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dian menambahkan sebanyak 670 pelajar mengikuti edukasi tersebut dan menargetkan jangkauan hingga 30 sekolah dengan total 23 ribu penerima manfaat di wilayah Bandung dan Sumedang, pada tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan mengapresiasi gerakan yang diinisiasi Garudafood. Sebab pendidikan tentang jajanan sehat harus disampaikan kepada para pelajar.

"Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha seperti ini dapat terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Sumedang," kata dia.