Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 109 desa di daerah itu telah mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II sebesar 40 persen.
"Pencairan DD Tahap II di Kabupaten Rejang Lebong sudah mencapai 90 persen atau 109 desa dari 121 desa. Sedangkan 12 desa lainnya masih dalam proses di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong," kata Kepala Dinas PMD Rejang Lebong Budi Setiawan saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin.
Ia menjelaskan pencairan DD Tahap II sebesar 40 persen dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II sebesar 25 persen bagi desa yang telah memenuhi persyaratan berjalan normal tanpa kendala.
Menurut Budi, jumlah total penerima DD dan ADD di Kabupaten Rejang Lebong sebenarnya sebanyak 122 desa. Namun, ada satu desa yang belum mengajukan pencairan, baik untuk tahap I maupun tahap II.
"Terdapat satu desa yang hingga kini belum dapat mengajukan pencairan DD tahap I, DD tahap II, maupun ADD Tahun Anggaran 2026, yaitu Desa Lubuk Belimbing I di Kecamatan Sindang Beliti Ilir," terangnya.
Dia menerangkan Desa Lubuk Belimbing I terkendala dalam memenuhi syarat pengajuan karena pertanggungjawaban APBDes Tahun Anggaran 2025 belum diselesaikan oleh kepala desa setempat.
Karena laporan pertanggungjawaban APBDes 2025 belum diserahkan, proses pencairan tidak dapat dilanjutkan. Akibatnya, hanya 121 desa yang dapat menyerap DD dan ADD Tahun Anggaran 2026.
Budi juga mengingatkan seluruh pemerintah desa agar memanfaatkan DD dan ADD secara tepat sasaran serta sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dalam APBDes.
Anggaran dari pemerintah tersebut, tegas dia, harus diperuntukkan bagi program penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.